Orang - Wulan Danoekoesoemo - Jimmy Oentoro | Satu Cerita Untuk Indonesia

Wulan Danoekoesoemo Lentera Sintas Indonesia

Menghentikan Kekerasan Seksual, Suara Bagi Para Penyintas

Setiap tahun, catatan Komnas Perempuan menunjukkan bahwa setidaknya tiga perempuan Indonesia mengalami kekerasan seksual dalam waktu dua jam. Namun, angka tersebut hanyalah yang tercatat, sementara banyak korban yang tidak melaporkan kejadian yang mereka alami. Bagi para korban, mengungkapkan pengalaman mereka bukanlah hal yang mudah.

Wulan Danoekoesoemo, bersama sejumlah rekannya, bergerak melalui Lentera Sintas Indonesia. Gerakan ini dimulai pada tahun 2011 ketika mereka melihat adanya meme tweet yang meremehkan perkosaan. Tergerak oleh ketidaksetujuan dan kemarahan mereka terhadap perspektif yang salah tersebut, mereka memutuskan untuk membentuk kelompok dukungan bagi para penyintas kekerasan seksual.

Hingga saat ini, Lentera Sintas Indonesia secara rutin mengadakan pertemuan tertutup bagi para penyintas setiap bulannya. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah kecil peserta agar yang baru pertama kali datang tidak merasa terintimidasi. Selain itu, penyintas juga diberikan kesempatan untuk bercerita secara pribadi jika belum siap untuk berbagi di depan kelompok. Selain memberikan dukungan emosional, kelompok ini juga berusaha membantu penyintas dalam memanajemen memori traumatis yang mereka alami, serta merestrukturisasi mindset masyarakat terkait kekerasan seksual.

Youtube