Melie Indarto KaIND (Kain Indonesia)
Di bawah kepemimpinannya, KaIND memberdayakan anak-anak muda lokal tanpa latar belakang di bidang menenun atau membatik untuk menjadi bagian dari ekosistem kreatif berbasis budaya. Salah satu langkah transformasionalnya adalah membudidayakan sutra eri secara etis tanpa membunuh pupa di dalam kepompong, sebuah pendekatan yang dikenal sebagai ethical farming. KaIND juga mendorong pendirian koperasi Kupu Sutera sebagai sarana memperluas pasar dan memperkuat daya saing petani sutra lokal. KaIND bukan sekadar brand fashion. Melie mengusung misi menyeluruh, memperkenalkan tenun batik sutra sebagai warisan bangsa yang fashionable, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti serat rami, nanas, dan sutra eri, serta pewarna alam dari kayu mahoni, secang, dan indigofera, KaIND merintis jalan bagi ekosistem mode berkelanjutan yang tidak hanya estetik, tapi juga etis dan ramah lingkungan. Meski pasar fashion berkelanjutan masih tergolong niche, Melie terus mendorong kesadaran publik lewat kolaborasi strategis, edukasi konsumen, dan strategi harga yang inklusif. Dengan produk mulai dari scarf, pakaian, hingga sepatu dengan harga terjangkau, KaIND membuktikan bahwa fashion lokal, ramah lingkungan, dan bernilai budaya bisa hadir dalam bentuk yang modern, fungsional, dan dekat dengan masyarakat. Melie Indarto bukan hanya merawat tradisi, ia sedang menenun masa depan.
Youtube