Ima Abdurrahim 1000 Days Fund
Berangkat dari latar belakangnya sebagai pemimpin di sektor pembangunan dan kebijakan publik, Ima melihat bahwa persoalan stunting bukan sekadar masalah kesehatan, tetapi juga soal kesenjangan sosial dan ekonomi yang sistemik. Ia menggunakan pendekatan lintas sektor untuk menjangkau masyarakat di daerah-daerah tertinggal, termasuk melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, puskesmas, dan kader posyandu. Pendekatan berbasis komunitas inilah yang membuat program 1000 Days Fund menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan. Ima juga aktif menyuarakan pentingnya investasi pada kesehatan ibu dan anak dalam forum-forum nasional dan internasional, memperjuangkan agar isu stunting tak lagi dianggap masalah pinggiran. Kiprah Ima di 1000 Days Fund tak lepas dari kepekaannya terhadap realita lapangan. Ia menyadari bahwa edukasi konvensional sering kali gagal menjangkau masyarakat secara efektif. Karena itu, ia mendorong penggunaan visualisasi sederhana seperti stiker edukatif yang ditempel di dinding rumah sebagai media pengingat. Lewat pendekatan ini, pesan-pesan penting seperti pentingnya ASI eksklusif, imunisasi, hingga pola makan bergizi dapat lebih mudah diterima dan dipahami, bahkan oleh mereka yang memiliki tingkat literasi rendah. Inovasi kecil ini justru menghasilkan dampak besar dalam perubahan perilaku masyarakat. Hal inilah yang membuat gerakan 1000 Days Fund menjadi model intervensi gizi berbasis rumah tangga yang sukses diterapkan di berbagai wilayah Indonesia. Ima tak hanya melihat angka stunting sebagai statistik, tetapi sebagai wajah masa depan Indonesia. Dengan pengalaman, jejaring global, dan kepemimpinan visioner, ia terus mendorong agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan tumbuh optimal sejak dalam kandungan. Baginya, memperjuangkan hak anak atas gizi dan perawatan layak sejak hari pertama adalah pondasi bagi pembangunan manusia Indonesia yang unggul. Di tengah kompleksitas persoalan kesehatan masyarakat, Ima Abdurrahim membuktikan bahwa keteguhan, kolaborasi, dan inovasi sederhana dapat menjadi kunci dalam membangun masa depan bangsa.
Youtube