Waitatiri Buku Buat Semua
Tak hanya berhenti di gerakan sosial, Waitatiri juga aktif di dunia teknologi edukasi. Ia menjabat sebagai Head of Marketing Smartick Indonesia, sebuah platform edukasi matematika berbasis teknologi yang telah membantu ribuan anak belajar secara mandiri dan menyenangkan. Perannya di Smartick menunjukkan bahwa Waitatiri memadukan pendekatan berbasis komunitas dengan inovasi digital. Menurutnya, teknologi harus menjadi alat untuk memperluas akses dan memperdalam pengalaman belajar, bukan menciptakan jurang baru. Ia percaya bahwa keberlanjutan pendidikan masa depan terletak pada kolaborasi antara edukasi konvensional, teknologi, dan komunitas akar rumput yang memahami konteks lokal. Waitatiri juga kerap mengangkat isu anti-bullying, literasi inklusif, dan akses pendidikan bagi kelompok minoritas. Dalam banyak kesempatan, ia tampil sebagai pembicara di forum nasional maupun internasional, menyuarakan pentingnya membangun ekosistem belajar yang aman, suportif, dan menyenangkan. Bagi Waitatiri, literasi bukan hanya soal bisa membaca, tetapi kemampuan untuk memahami dunia, mengenali diri, dan berkontribusi secara bermakna dalam masyarakat. Ia percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan Indonesia adalah memastikan setiap anak memiliki akses terhadap bacaan yang membangun dan pengalaman belajar yang memerdekakan. Lewat Buku Buat Semua, Smartick Indonesia, dan berbagai inisiatif sosial lainnya, Waitatiri terus mendorong transformasi pendidikan yang menyeluruh dan berpihak pada anak. Ia adalah contoh nyata bagaimana anak muda bisa berdampak luas ketika menggabungkan empati, kepemimpinan, dan pemanfaatan teknologi. Dengan langkah-langkah kecil yang konsisten, ia telah membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari satu buku, satu anak, dan satu tekad kuat untuk menciptakan Indonesia yang lebih berdaya lewat pendidikan dan literasi.