Gita Syahrani Ketua Dewan Pengurus Koalisi Ekonomi Membumi
Mendorong Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia
Gita Syahrini adalah salah satu pendorong utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Sebagai kekuatan penggerak di balik inisiatif Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), Gita berperan dalam mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan pengelolaan lingkungan di tingkat kabupaten. Meskipun awalnya seorang pengacara, ketertarikannya pada isu lingkungan dan sosial dipicu setelah pertemuan tak terduga dengan Agus Sari, CEO Landscape Indonesia. Pertemuan ini menginspirasi Gita untuk menyatukan tanggung jawab ekonomi dan sosial dalam menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) telah menjadi mercusuar dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat kabupaten. Sebagai asosiasi pemerintah kabupaten, LTKL memainkan peran penting dalam menghubungkan kebijakan dengan praktik nyata di lapangan. Di bawah kepemimpinan Gita Syahrini, LTKL berhasil meningkatkan visibilitas organisasi sambil tetap setia pada misi utamanya untuk mewujudkan pembangunan yang menjaga lingkungan dan mensejahterakan masyarakat. Proyek-proyek seperti ekstraksi albumin gabus di Siak menjadi contoh nyata bagaimana inisiatif lokal dapat berdampak global.
Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) adalah gerakan kolektif yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekosistem investasi berkelanjutan di Indonesia. Dengan fokus pada kearifan lokal dan kolaborasi lintas sektor, KEM bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis berkelanjutan yang berbasis pada restorasi alam. Bersama-sama dengan Gita Syahrini dan LTKL, KEM berkontribusi pada pengembangan ekosistem investasi hijau untuk berbagai sektor, memperluas dampak positifnya bagi masyarakat dan lingkungan Indonesia.
Dengan visi dan kepemimpinan yang tangguh, Gita Syahrini, LTKL, dan KEM terus menjadi pendorong kritis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, memberikan inspirasi bagi individu dan organisasi lain untuk terlibat dalam inovasi dan tindakan yang berkelanjutan.